Laporan Studi Lapangan


LAPORAN KEGIATAN STUDI LAPANGAN KOMPREHENSIF

DI BANDUNG

Disusununtuk Melengkapi Tugas Akhir Kelas VIII

 (Logo)

Disusunoleh:Ketua, dkk

Kelas VIII C

PEMERINTAH KABUPATEN SLEMAN

DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA

(Nama Sekolah)

TAHUN PELAJARAN 2011/2012

HALAMAN PENGESAHAN

LaporanKegiatanStudiLapanganKomprehensif di Bandung

Dilaksanakantanggal 12 sampai 15 Maret 2012

Laporan ini disetujui dan disahkan oleh guru pembimbing pada :

Hari                 :

Tanggal           :

Godean, Mei 2012

Mengetahui dan Mengesahkan

Pembimbing 1                                                                                     Pembimbing 2

Nama Guru                                                                          nama Guru

NIP.                                                                                         NIP.

KepalaSekolah

nama sekolah

nama kepsek

NIP .

KATA PENGANTAR

PujiSyukur kami ucapkankehadirat Allah SWT., yang telahmelimpahkanrahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “LaporanKegiatanStudiLapanganKomperhensif ”inidenganbaiktanpaadahalangan.

Terselesaikannyalaporaninitentutidaklepasdaribantuanbanyakpihak.Olehkarenaitu, kami mengucapkanterimakasih yang setulus-tulusnyakepada:

  1. ……………………………… dselakuKepala SMP ………….. atas izin yang diberikan sehingga karya wisata dapat terlaksana dengan baik
  2. Guru pembimbing atas arahan dan bimbingannya yang telah di berikan, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini
  3. ……………………….. sebagai walikelas VIII C yang telah memberikan dukungan
  4. Orang tua kami yang telah memberikan izin untuk mengikuti kegiatan karya wisata
  5. Teman-teman yang sudah membantu spirit sehingga terselesainya laporan ini
  6. Pihak-pihak yang bersangkutan yang tidak dapat disebutkan satupersatu atas kerjasamanya sehingga laporan ini dapat selesai dengan sebaik mungkin.

Kami menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu kritik dan saran selalu kami harapkan demi kesempurnaan laporan ini.Melalui laporan ini kami berharap semoga banyak memberikan manfaat kepada adik-adik kelas kami dan bagi pembaca yang budiman.

 

 

Godean, 18 Mei 2012

Penulis

 

 

DAFTAR ISI

Lembar Pengesahan………………………………………………………………………………………………….. i

Kata Pengantar……………………………………………………………………………………………………….. ii

Daftar Isi………………………………………………………………………………………………………………. iii

BAB I Pendahuluan………………………………………………………………………………………………… 1

  1. Latar Belakang……………………………………………………………………………………………….. 1
  2. Tujuan…………………………………………………………………………………………………………… 1
  3. Manfaat…………………………………………………………………………………………………………. 1
  4. Metode Pengumpulan Data……………………………………………………………………………… 2

BAB II Tinjauan Umum Objek Wisata………………………………………………………………………. 3

  1. Museum Geologi…………………………………………………………………………………………….. 3
    1. Keadaan Geografi………………………………………………………………………………………. 3
    2. Sejarah………………………………………………………………………………………………………. 6
    3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi…………………………………………………………………. 7
    4. IPTEK SABUGA ITB………………………………………………………………………………….. 10
      1. Keadaan Geografi…………………………………………………………………………………….. 10
      2. Sejarah…………………………………………………………………………………………………….. 10
      3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi……………………………………………………………….. 10
    5. Pemandian Air Hangat Sariater Ciater…………………………………………………………….. 12
      1. Keadaan Geografi…………………………………………………………………………………….. 12
      2. Sejarah…………………………………………………………………………………………………….. 12
      3. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi……………………………………………………………….. 15
    6. Trans Studio Bandung…………………………………………………………………………………… 16
      1. Keadaan Geografi…………………………………………………………………………………….. 16
      2. Ekonomi………………………………………………………………………………………………….. 16
      3. Sejarah…………………………………………………………………………………………………….. 16
      4. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi……………………………………………………………….. 16
    7. Pusat Perbelanjaan Cibaduyut………………………………………………………………………… 18
      1. Keadaan Geografi…………………………………………………………………………………….. 18
      2. Sejarah…………………………………………………………………………………………………….. 18

BAB III Penutup………………………………………………………………………………………………….. 19

  1. Kesimpulan………………………………………………………………………………………………….. 19
  2. Saran…………………………………………………………………………………………………………… 20

Lampiran……………………………………………………………………………………………………………… 21

Daftar Pustaka………………………………………………………………………………………………………. 31

BAB I

PENDAHULUAN

  1. A.   Latar Belakang

Tujuan Pendidikan Nasional adalah mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia seutuhnya, yaitu manusia beriman dan bertaqwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa dan berbudi pekerti luhur, memiliki pengetahuan dan keterampilan, kesehatan jasmani dan rohani, berkepribadian yang mantap dan mandiri, serta tanggung jawab kemasyarakatan dan kebangsaan.

Untuk mencapai tujuan pendidikan tersebut ditempuh dengan beberapa cara, antara lain belajar di sekolah (intrakulikuler), belajar di luar sekolah (ekstrakulikuler), dan belajar di masyarakat (objek wisata). Itulah beberapa cara yang ditempuh untuk mencapai tujuan pendidikan.

Kegiatan di sekolah hanyalah mendengar penjelasan dari guru atau membaca buku.Pelajaran tersebut hanyalah teori dan tidak memuaskan maka perlu melihat langsung sesuatu yang telah diajarkan di sekolah.Untuk itu diperlukan kegiatan studiwisata, sebagai salah satu kegiatan praktek yang diadakan di luar sekolah.

  1. B.   Tujuan
  2. 1.      Untuk menambah pengetahuan
  3. 2.      Untuk menjembatani antara teori dan praktik
  4. 3.      Memelihara peninggalan sejarah yang ada
  5. 4.      Meningkatkan apresiasi terhadap nilai-nilai sejarah
  6. 5.      Selain itu juga studiwisata sebagai tugas dan kewajiban serta melengkapi persyaratan guna melenghadapi Ujian Akhir.
    1. C.   Manfaat

Adapun manfaat studiwisata adalah :

  1. 1.      Meningkatkan pengetahuan dan wawasan.
  2. 2.      Mempraktikkan teori yang diajarkan selama ini kedalam praktik.
  3. 3.      Menghargai peninggalan sejarah yang masih terawat dengan baik.
  4. 4.      Mengapresiasikan nilai-nilai sejarah yang terdapat pada peninggalan sejarah.
  5. D.   Metode Pengumpulan Data

Dalam penulisan laporan ini digunakan metode perolehan data sebagai berikut :

  1. a.       Metode Observasi

Metode observasi yaitu pengumpulan data dengan cara mengamati, melihat dan meneliti dari dekat terhadap benda-benda dan keterangan-keterangan yang ada didalamnya.

  1. b.      Metode Pencarian Data

Metode pencarian data yaitu pengumpulan data dengan mengambil keterangan yang dimuat di dalam buku-buku sejarah atau buku panduan serta brosur tentang objek wisata yang dilaporkan. Selain mencari data dari buku kami juga data dari internet.

 

BAB II

TINJAUAN UMUM

  1. Museum Geologi Bandung
    1. Keadaan Geografi

Museum ini terletak di Jalan Diponegoro, Bandung 40122, dan terbagi dalam dua lantai yaitu:

  1. Lantai 1

Terbagi menjadi 3 ruang utama, yaitu: Ruang Orientasi di bagian tengah, Ruang Sayap Barat dan Ruang Sayap Timur. Ruang Orientasi berisi peta geografi Indonesia dalam bentuk relief layar lebar yang menayangkan kegiatan geologi dan museum dalam bentuk animasi, bilik pelayanan informasi museum serta bilik pelayanan pendidikan dan penelitian.

Sementara, Ruang Sayap Barat, dikenal sebagai Ruang Geologi Indonesia, yang terdiri dari beberapa bilik yang menyajikan informasi tentang :

1)      Hipotesis terjadinya bumi di dalam sistem tata surya.

2)      Tatanan tektonik regional yang membentuk geologi Indonesia; diujudkan dalam bentuk maket model gerakan lempeng-lempeng kulit bumi aktif.

3)      Keadaan geologi sumatera,Jawa, Sulawesi, Maluku dan Nusa Tenggara serta Irian Jaya.

4)      Fosil fosil serta sejarah manusia menurut evolusi Darwin juga terdapat di sini

Selain maket dan panel-panel informasi, masing-masing bilik di ruangan ini juga memamerkan beragam jenis batuan (beku, sedimen, malihan) dan sumber daya mineral yang ada di setiap daerah.Dunia batuan dan mineral menempati bilik di sebelah barat yang memamerkan beragam jenis batuan, mineral dan susunan kristalografi dalam bentuk panel dan peraga asli. Masih di dalam ruangan yang sama, dipamerkan kegiatan penelitian geologi Indonesia termasuk jenis-jenis peralatan/perlengkapan lapangan, sarana pemetaan dan penelitian serta hasil akhir kegiatan seperti peta (geolologi, geofisika, gunung api, geomorfologi, seismotektonik dan segalanya) dan publikasi-publikasi sebagai sarana pemasyarakan data dan informasi geologi Indonesia. Ujung ruang sayap barat adalah ruang kegunung apian, yang mempertunjukkan keadaan beberapa gunungapi aktif di Indonesia seperti : Tangkuban Perahu, Krakatau, Galunggung, Merapi dan Batu. Selain panel-panel informasi ruangan ini dilengkapi dengan maket kompleks Gunungapi Bromo-Kelut-Semeru. Beberapa contoh batuan hasil kegiatan gunung api tertata dalam lemari kaca.

Ruang Sayap Timur adalah ruangan yang mengambarkan sejarah pertumbuhan dan perkembangan makhluk hidup, dari primitif hingga modern, yang mendiami planet bumi ini dikenal sebagai ruang sejarah kehidupan. Panel-panel gambar yang menghiasi dinding ruangan diawali dengan informasi tentang keadaan bumi yang terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu, dimana makhluk hidup yang paling primitif pun belum ditemukan. Beberapa miliar tahun sesudahnya, disaat bumi sudah mulai tenang, lingkungannya mendukung perkembangan beberapa jenis tumbuhan bersel-tunggal, yang keberadaan terekam dalam bentuk fosil reptilia bertulang-belakang berukuran besar yang hidup menguasai masa mesozoikum tengah hingga akhir (210-65 juta tahun lalu) diperagakan dalam bentuk replika fosil Tyrannosaurus Rex Osborn yang panjangnya mencapai 19 m, tinggi 6,5 m dan berat 8 ton. Kehidupan awal di bumi yang dimulai sekitar 3 miliar tahun lalu selanjutnya berkembang dan berevolusi hingga sekarang. Jejak evolusi mamalia yang hidup pada zaman Tersier (6,5-1,7 juta tahun lalu) dan Kuarter (1,7 juta tahun lalu hingga sekarang) di Indonesia terekam baik melalui fosil-fosil binatang menyusui (gajah, badak, kerbau, kuda nil) dan hominid yang ditemukan pada lapisan tanah di beberapa tempat khususnya di Pulau Jawa.

Kumpulan fosil tengkorak manusia-purba yang ditemukan di Indonesia (Homo erectus P. VIII) dan di beberapa tempat lainnya di dunia terkoleksi dalam bentuk replikanya.Begitu pula dengan artefak yang dipergunakan, yang mencirikan perkembangan kebudayaan-purba dari waktu ke waktu.Penampang stratigrafi sedimen Kuarter daerah Sangiran (Solo, Jawa Tengah), Trinil dan Mojokerto (Jawa Timur) yang sangat berarti dalam pengungkap sejarah dan evolusi manusia-purba diperagakan dalam bentuk panel dan maket.

Sejarah pembentukan Danau Bandung yang melegenda itu ditampilkan dalam bentuk panel di ujung ruangan.Fosil ular dan ikan yang ditemukan pada lapisan tanah bekas Danau Bandung serta artefak diperagakan dalam bentuk aslinya.Artefak yang terkumpul dari beberapa tempat di pinggiran Danau Bandung menunjukkan bahwa sekitar 6000 tahun lalu danau tersebut pernah dihuni oleh manusia prasejarah.Informasi lengkap tentang fosil dan sisa-sisa kehidupan masa lalu ditempatkan pada bilik tersendiri di Ruang Sejarah Kehidupan. Informasi yang disampaikan diantaranya adalah proses pembentukan fosil, termasuk batubara dan minyak bumi, selain keadaan lingkungan-purba.

  1. Lantai 2

Terbagi menjadi 3 ruangan utama: ruang barat, ruang tengah dan ruang timur. Ruang barat dipakai oleh staf museum.Sementara ruang tengah dan ruang timur di lantai II yang digunakan untuk peragaan dikenal sebagai ruang geologi untuk kehidupan manusia.

Ruang Tengah Berisi maket pertambangan emas terbesar di dunia, yang terletak di Pegunungan Tengan Irian Jaya. Tambang terbuka Gransberg yang mempunyai cadangan sekitar 1,186 miliar ton dengan kandungan tembaga 1,02%, emas 1,19 gram/ton dan perak 3 gram/ton. Gabungan beberapa tambang terbuka dan tambang bawahtanah aktif di sekitarnya memberikan cadangan bijih sebanyak 2,5 miliar ton. Bekas Tambang Ertsberg (Gunung Bijih) di sebelah tenggara Grasberg yang ditutup pada tahun 1988 merupakan situs geologi dan tambang yang dapat dimanfaatkan serta dikembangkan menjadi objek geowisata yang menarik. Beberapa contoh batuan asal Irian Jaya (Papua) tertata dan terpamer dalam lemari kaca di sekitar maket.Miniatur menara pemboran minyak dan gas bumi juga diperagakan di sini.

Ruang Timur Terbagi menjadi 7 ruangan kecil, yang semuanya memberikan informasi tentang aspek positif dan negatif tataan geologi bagi kehidupan manusia, khususnya di Indonesia. Ketujuh ruangan tersebut adalah:

1)      Ruang 1 menyajikan informasi tentang manfaat dan kegunaan mineral atau batu bagi manusia, serta panel gambar sebaran sumberdaya mineral di Indonesia.

2)      Ruang 2 menampilkan rekaman kegiatan eksplorasi dan eksploitasi sumberdaya mineral

3)      Ruang 3 berisi informasi tentang pemakaian mineral dalam kehidupan sehari-hari, baik secara tradisional maupun modern.

4)      Ruang 4 menunjukkan cara pengolahan dan pengelolaan komoditi mineral dan energy

5)      Ruang 5 memaparkan informasi tentang berbagai jenis bahaya geologi (aspek negatif) seperti tanah longksor, letusas gunungapi dan sebagainya.

6)      Ruang 6 menyajikan informasi tentang aspek positif geologi terutama berkaitan dengan gejala kegunungapian.

7)      Ruang 7 menjelaskan tentang sumberdaya air dan pemanfaatannya, juga pengaruh lingkungan terhadap kelestarian sumberdaya tersebut.

  1. Sejarah

Museum Geologi didirikan pada tanggal 16 Mei1928. Museum ini telah direnovasi dengan dana bantuan dari JICA (Japan International Cooperation Agency). Setelah mengalami renovasi, Museum Geologi dibuka kembali dan diresmikan oleh Wakil Presiden RI, Megawati Soekarnoputri pada tanggal 23 Agustus2000.Sebagai salah satu monumen bersejarah, museum berada di bawah perlindungan pemerintah dan merupakan peninggalan nasional.Dalam Museum ini, tersimpan dan dikelola materi-materi geologi yang berlimpah, seperti fosil, batuan, mineral.Kesemuanya itu dikumpulkan selama kerja lapangan di Indonesia sejak 1850.

Setelah Indonesia merdeka pada Tahun 1945, pengelolaan Museum Geologi berada dibawah Pusat Djawatan Tambang dan Geologi (PDTG/1945-1950).Pada tanggal 19 September 1945, pasukan sekutu pimpinan Amerika Serikat dan Inggris yang diboncengi oleh Netherlands Indiës Civil Administration (NICA) tiba di Indonesia (mendarat di Tanjungpriuk, Jakarta). Di Bandung mereka berusaha menguasai kembali kantor PDTG yang sudah dikuasai oleh para pegawai Indonesia. Tekanan yang dilancarkan oleh pasukan Belanda memaksa kantor PDTG dipindahkan ke Jl. Braga No. 3 dan No. 8 Bandung pada tanggal 12 Desember 1945. Kepindahan kantor PDTG rupanya terdorong pula oleh gugurnya seorang pengemudi bernama Sakiman dalam rangka berjuang mempertahankan kantor PDTG .Pada waktu itu, Tentara Republik Indonesia Divisi III Siliwangi mendirikan Bagian Tambang, yang tenaganya diambil dari PDTG. Setelah kantor di Rembrandt Straat ditinggalkan oleh pegawai PDTG, pasukan Belanda pun di tempat itu mendirikan lagi kantor yang bernama Geologische Dienst. Di mana-mana terjadi pertempuran, maka sejak Desember 1945 sampai dengan Desember 1949, selama 4 tahun kantor PDTG terlunta-lunta pindah dari satu tempat ke tempat lain. Pemerintah Indonesia berusaha menyelamatkan dokumen- dokumen hasil penelitian geologi sehingga harus berpindah pindah tempat dari Bandung – Tasikmalaya- Solo – Magelang – Yogyakarta, baru pada Th 1950 kembali ke Bandung.

  1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Ilmu pengetahuan yang ada di Museum ini berhubungan dengan geologi yaitu fosil vertebrata Indonesia. Diantaranya adalah:

1)      Sinomastodon bumiayuensis

Gajah purba berumur 1,2 hingga 1,5 juta tahun lalu yang bentuk badannya kecil dan gading lurus.

2)      Stegodon trigonocephalus

Gajah yang hidup sekitar 1 hingga 1,2 juta tahun lalu, dengan ukuran relatif besar dan gadingnya melengkung. Ada dua subspesies gajah ini yaitu florensis dan martin.Martin berasal dari Jawa dan florensis dari Flores.Subsepsies Martin ditemukan di Cisaat, Jawa Barat.Subspesies dari Flores merupakan fosil vertebrata Pleistosen pertama ditemukan di Flores.Ia ditemukan oleh Raja Nagekeo, Josef Dapangole di Ola Bula, kabupaten Ngada, pada bulan Desember 1956. Temuan ini dilaporkan pada Dr. Th. Verhoeven, seorang pendeta Belanda di Mataloko.Setelah penggalian lebih lanjut dan dibawa ke Leiden, fosil kemudian diklasifikasi sebagai fosil Stegodon trigonocephalus florensis.Penggalian lebih lanjut oleh ilmuan Indonesia menemukan fosil Stegodon lebih banyak lagi ditambah fosil-fosil lainnya seperti fosil pengerat, Hooijeromys nusatenggara.

3)      Elephus hysudrindicus

Fauna Jetis (Kedungbrubus) yang hidup sekitar 800 ribu tahun lalu, dengan bentuk badan besar dan gading melengkung.Masih diperdebatkan apakah spesies ini berasal dari Asia atau asli Jawa.

4)      Elephus maximus

Kelompok gajah yang masih ada saat ini.Umumnya hidup di benua, kecuali gajah Srilanka dan Sumatera. Gajah Jawa yang baru ditemukan di Sabah, Kalimantan, juga merupakan jenis gajah modern yang ditemukan masih hidup di daerah pulau.

5)      Rhinoceros Sondaicus

Badak Sunda, ditemukan di Trinil dan Kedungbrubus. Berkerabat dengan Badak Jawa, Rhinoceros kendengindicus dari Trinil.Memiliki tiga varian yaitu annamiticus, guthi, dan sondaicus.Berasal dari Indochina.

6)      Hippopotamus Simplex

Kuda Nil purba.Berasal dari Jawa.

7)      Bubalus Palaeokerabau

Kerbau purba. Ditemukan di Kedungbrubus

8)      Geochelone Atlasi

Kura-kura raksasa.Fosil ini berasal dari era Pleistosen dan ditemukan di Jawa, Sulawesi, Raebia (Atambua, Timor), dan India.

9)      Celebochoerus Heekereni

Babi besar dari Sulawesi.Lebih dekat kekerabatannya dengan Phacochoerus dari Afrika daripada dengan babi rusa.

10)   Varanus Komodoensis

Komodo.Hewan ini masih hidup hingga sekarang.Dahulu juga hidup di Pulau Flores dan Atambua, Timor, karena ditemukan fosil-fosilnya disana.Kerabatnya, Varanus bolkayi ditemukan di Trinil dan Kedung Brubus. Hooijer (1973) juga menduga kalau kedua spesies ini sebenarnya sama dan berdistribusi mulai dari Jawa hingga Timor.

11)   Stagodon Sompoensis

Gajah kerdil dari Sulawesi.

12)  Stegodon Soondari

Spesies gajah kerdil lainnya yang diberi nama seorang arkeolog, Soondar.

13)  Elephas celebensis

Gajah kerdil dari Sulawesi.Tengkoraknya dapat dibedakan dari gajah besar karena tidak memiliki cekungan parietal dan adanya reduksi fungsional jaringan tulang pneumatik yang mencirikan gajah kerdil (Palombo, 2001). Walaupun ditemukan di Sulawesi, dan Hooijer sendiri mengatakan gajah ini berasal dari Sulawesi, penelitian lebih lanjut olehnya (1974) menyimpulkan kalau Elephas celebensis berasal dari Jawa dan sama dengan Stegodon hypsilophus dari Jetis.

  1. IPtek Sabuga ITB
    1. Keadaan Geografi

SABUGA, Sasana Budaya Ganesa ITB Bandung merupakan galery Ilmu Tekhcnology (IPTEK) yang mencakup ilmu pengetahuan Fisika, Kimia, dan Otomotif. (SABUGA) Sasana Budaya Ganesa Institue Technologi Bandung (ITB) terletak berdekatan dekat kampus ITB Bandung. SABUGA khusus galery pengetahuan sangat berguna untuk pengetahuan informasi bagi anak-anak usia remaja dan dewasa. SABUGA beralamat di Jl. Taman Sari No. 73 Bandung, Jawa Barat, Indonesia

  1. Sejarah

Sabuga (Sasana Budaya Ganesha) ini pada awalnya didirikan untuk mengaktifkan mahasiswa ITB dalam rangka memenuhi kurikulum semester tertentu, yang mengharuskan para mahasiswa untuk mengambil mata kuliaah olah raga. Lokasi yang strategis, bersebrangan degan kampus ITB dan dapat dijangkau dari jalan siliwangi, menjadikan lokasi ini dapat di pakai untuk acara-acara hiburan, resepsi, karena lokasi ini memiliki aula yang luas dan memadai untuk menampung orang banyak. Lokasi ini dilengkapi dengan tenis, kolam renang, lapangan basket, lapangan voli.

  1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Iptek Sabuga ITB adalah tempat yang dapat dijadikan tempat menambah ilmu pengetahuan. Karena tempat ini memiliki banyak alat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuaan, diantaranya adalah:

  1. Captured Shadow

Alat yang dapat menangkap bayangan benda setelah dibuat kilatan cahaya, kilatan cahaya yang berasal dari lampu blitz ini akan menyinari dinding yang tidak tertutupi benda. Maka dinding yang tertutupi akan terlihat seperti bayangan gelap yang menempel.

b.      Large Kaliedoskop

Masuklah kedalam ruang kaliedoskop dan amati jumlah bayangan yang terbentuk. Bayangan yang terbentuk jika dua cermin datar saling berhadapan maka jumlah bayangan yang saling berhadapan tersebut adalah 5 bayangan. Lalu beberapa jumlah bayangan yang terjadi apabila terdapat 3 cermin

c.       Trace The Star

Alat untuk menguji koordinasi tangan dan mata, lihat cermin dan ikuti pola bintangya dengan jari anda.

d.      Flow Motion

Putarlah piringan dan amati arah putaran cairan kristal, jika suatu cairan di dalam bejana diberi gaya, maka akan menghasilkan suatu pola aliran. Kemudian putarlah piringan ke arah sebaliknya, apa yang terjadi?

e.       Jaccob’s Ladder

Suatu alat yang memperlihatkan proses loncatan listrik perlahan-lahan akan naik dalam tabung transparans menuju elektroda di atasnya.

f.       Bicycle Gyro

Berdirilah anda pada lantai yang dapat diputar sambil memiringkan roda yang sedang diputar, maka badan andapun perlahan-lahan akan berputar juga. Karena adanya gaya tolak yang diberikan oleh roda berputar dalam keadaan miring.

g.      Wire & Buzzer

Gerakkan lingkaran besi, dari ujung satu ke ujung lain, tanpa satu sama lain tersentuh. Itu menguji kemampuan anda mengatur kestabilan tangan anda, yang tergantung pada informasi ke otak mengenai posisi relatif  dari objek tersebut.

h.      Angular Momentum

Berdirilah diatas piringan, kemudian putar piringan tersebut dengan menggerakan kaki dan cobalah mengangkat salah satu kaki ke samping kanan atau kiri maka putaran akan semakin cepat. Itu disebabkan perubahan jari-jari mas berubah ke pusat masanya dimana yang bertindak sebagai pusat massa adalah tubuh kita.

i.        Bernoulli Ball

Sebuah bola diletakkan pada sebuah silinder dan dialiri udara yang cukup tinggi maka bola tersebut akan melayang kerena tepat berada di atas silinder.

 

  1. Pemandian Air Hangat Sarieter Ciater
    1. Keadaan Geografi

Objek wisata pemandian air panas ciater terletak di desa ciater, kecamatansubang, Jawa Barat,  letaknya berada di lembah ciater di kelilingi perkebunan tehdikaki gunung tangkuban perahu, karena terletak di kaki gunung maka udara disekitarnya menjadi tidak terlaludingin hanya berkisar dari 16 – 20 DerajatCelcius, Perjalanan dari Bandung ke ciater hanya menempuh jarak 32 km, sedangkan jarak yang ditempuh dari  Jakarta – ciater 212 km,  pemandian  air panas ciater memiliki letak 70 Ha  terbagi dalam , 30 Ha area aktif yang digunakan sebagai tempat pemandian air panas itu sendiri, kemudian 40 Ha area pasif yang digunakan sebagai sarana penunjang seperti tempat parkir  dll.

  1. Sejarah

Pada awalnya tempat wisata air panas ciater yang sekarang lebih dikenal dengansebutan Sari Ater Resort Hotel dan Rekreasi adalah tempat pemandian yang biasa dipergunakan oleh masyarakat sekitar desa Ciater, Palasari dan Nagrak.akan tetapi setelah seorang warga Negara belanda menemukan khasiat dari pemandian air panas ini yang mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit kulit, maka mulailah berkembang dan menyebarluas khasiat dari pemandian air panas ciaterdan mulai banyak orang yang berdatangan untuk merasakan khasiat daripemandian air panas ciater.

Mr. Hack Bassel atau biasa dipanggil tuan Bassel adalah orang yang menemukan khasiat dari pemandian air panas ciater,  yang menurut penelitiannya air dari pemandian ini mengandung sulfur, zink, magnesium, seng dan dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit seperti kelumpuhan, rematik, penyakit tulang, penyakit kulit serta mampu menyehatkan badan, sambil mengembangkan penelitiannya tuan bassel memangun rumah tinggal didekat sumber air panas alam Ciater, lokasinya kira-kira di sekitar kantor koperasi karyawan PT. Sari Ater.

Air panas yang mengandung kandungan yang mampu menyehatkan tubuh ini semakin lama khasiatnya semakin kian menyebar dan mulai banyak orang yang rela datang jauh-jauh untuk berkunjung yang hanya ingin merasakan kayanya khasiat air yang dikandung air panas ciater ini.

Pemandian air panas ini mengalami pasang surut dikarenakan suasana pada saat itu yang kurang aman, sering terjadi kekacauan akibat perang,  yang berdampak pada dilupakannya pemandian air panas ciater ini sebagai objek wisata alam.

Pada tahun 1968 pemerintah daerah kabupaten subang mulai menggarap pemandian air panas ini dengan berkerjasama dengan dinas pendapatan daerah (Dispenda), pada saat itu mulai digarap satu buah kolam yang bernama kolam mayang sari dan dibuat beberapa area kolam renang dan kamar mandi terbuka, sebagai manager pertama ditetapkan bapak sahro dari PU Kabupaten sedangkan jumlah karyawan lebih kurang 11 orang. pada tahun 1972 perusahaan perkebunan negara (PPN) Dwikora IV(PTP XIII ciater) membuat satu buah bangunan untuk kamar mandi dan pintu gerbang berbentuk joglo yang lengkap dengan kantor dan loket penjualan tiket. Disaat itu pula pembangunan reservoir air dingin yang berlokasi diarea parker atas sekarang, satu buah café didepan kolam, kamar mandi ditambah empat unit lagi sedang wisma wisata  juga dibangun sebanyak dua unit lagi dengan type ekonomi. sementara wisma tersebut sekarang dipakai kantor  engineering  dan  storage, karyawan yang bertugas saat itu berjumlah lebih kurang 21 orang.

Pada tanggal 20 maret 1974 Pemda TK II Kabupaten subang menyerahkan pengelolaan objek wisata air panas alam ciater kepada PT.Sari Ater yang dipimpin oleh Bapak H.A Soewarna.Pada masa bupati kepala daerah TK II kabupaten subang dijabat oleh bapak letkol atju syamsudin.  Manager pertama yang dipercayakan oleh pt. sari ater untuk memimpin pengelolaan objek wisata air panas ciater  ini adalah bapak Gautama, Alm (tahun 1974 – 1975). jumlah karyawan yang ada pada saat itu lebih kurang 16 orang. seluruh area wisata seluas 7. 335 Ha yang dikelola dibenahi dan dibuatkan pagar pembatas dari kawat berduri, Untuk menunjang pengembangan dan usaha promosi pt.sari ater membangun armada bus dengan salah satu trayek Bandung-subang melalui ciater sebanyak 16 armada bus yang bernama sari express.

Tahun 1975 bungalow type standard mulai dibangun sedangkan manager kedua saat itu adalah bapak tirto sentono, alm (tahun 1975 – 1976) dan jumlah karyawan telah mencapai 60 orang.

Pada tahun 1976 dimulai pembangunan restaurant dayang sumbi,bungalow kabayan, sarana parker dan rekreasi kolam perahu, pimpinan pada  saat itu dipercayakan kepada manager ketiga,  yaitu bapak J. R Iskandar, Alm (tahun1976 s/d 1977).

Pada tahun 1977 pimpinan usaha dipercayakan kepada  Mr. Evandra alias bapak Muhammad Efendi seorang ahli berkebangsaan itali (tahun 1977 s/d 1979) jumlah karyawan telah meningkat menjadi kurang lebih 70 orang.

Pada tahun 1980 mulai pembenahan dan pengembangan sarana dan prasarana secara besar besaran, pada saat itu dibangun :Kolam renang bawah atau Mayangsari II, Bungalaw Jambu, Area rekreasi sampai ke curug jodo, dengan sumber dana dari BAPINDO.

Manager ke IV yang memimpin usaha saat itu adalah bapak Anton Tirto (tahun 1979 s/d 1985) sedangkan karyawan berjumlah lebih kurang 100 orang.

Pada tahun 1986 Manager ke V adalah bapak H. Suhendar dan kantor pusat management dipindahkan dari jalan juanda 28 ke jalan braga 99 Bandung. Dimasa ini mulai pembangunan bungalaow nangka lama sedangkan karyawan telah mencapai kurang lebih 200 orang.  Manager ke VI dijabat oleh bapak Ruby. Pada tahun 1987 pimpinan diserahkan kepada bapak herrie hermanie, dengan jabatan sebagai operational manager.Di masa itu diteruskan lagi pengembangan baik secara fisik dan management secara menyeluruh diantaranya penambahan bungalow nangka baru dan sarana rekreasi serta cafeteria lainnya.

Pada tahun 1989 PT. Sari Ater melakukan kerjasama management dengan griya wisata yang pimpinanya pada saat itu adalah bapak james(Alm), hal ini berlangsung lebih kurang sekitar 9 bulan. Pada bulan januari 1990 operational diserahkan kembali ke PT.  Sari Ater dengan operational manager bapak Herie Hermanni .

Pada tanggal 24 oktober 1994 dilakukan rekrontruksi organisasi dan ditetapkan seorang general manager untuk memimpin hotel dan objek wisata Sari Ater dengan nama Sari Ater Hot Spring Resort sebagai general manager yang pertama ditetapkan bapak Herie Hermanni jumlah karyawan pada saat itu 333 orang sedangkan luas kawasan hotel dan ojek wisata telah menjadi 32 Ha.

Pada tahun 1998 dibangun kembali fasilitas kolam rendam air panas alam direkreasi dengan nama pulosari daya tamping 500 orang 12 dan diresmikan oleh Bupati tingkat II Subang bapak Drs. H. AbdulWahyan tepatnya pada tanggal 25 juli 1998.

Pada tahun 2000 diabad millennium sesuai dengan tuntutan jaman Sari Ater membangun kembali Multi Function Room Dayang Sumbi fasilitas ruangan meeting dengan kapasitas 750 orang,  sampai 1000. Adapun ruangan tersebut bisa dipakai untuk pernikahan, Ulang tahun, seminar, conferensi dengan beberapa bentuk meeting.  Untuk memenuhi permintaan pasar seiring dengan peningkatan jumlah penganjung ke Sari Ater Resort maka pada tahun 2008 dibangun kembali hotel standard room sebanyak 80 kamar, yang diperuntukan lebih khusus untuk tamu meeting. Tahun 2009 Sari Ater Hot Spring Resort kembali berganti nama menjadi Sari Ater Resort, sampai sekarang hotel dan objek wisata air panas alam Sari Ater lebih terkenal dengan sebutan Sari Ater Resort Hotel and Recreation.

  1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Di pemandian air hangat Sariater, Ciater ini pengunjung dapat mengetahui bahwa alam dapat meghasilkan air yang hangat, karena di pemandian air hangat Sariater, Ciater ini air hangatnya langsung dari alam. Pengunjung juga dapat mengetahui manfaat dari air hangat tersebut. Selain itu pengunjung juga dapat mengetahui larangan atau ketentuan penggunaan air hangat ini.

 

  1. Trans Studio Bandung
    1. Keadaan Geografi

Trans Studio Bandung terletak di Jl,Gatot Subroto 289 Bandung (Satu lokasi dengan Bandung Supermall). Trans Studio Bandung  memiliki tempat yang sangat luas yaitu sekitar 4,4 hektar, dengan berbagai jenis permainan, di tempat ini kita bisa menjumpai 20 wahana permainan yang dibagi dalam 3 zona yaitu studio center, lost city dan magic corner. Trans studio bandung merupakan taman bermain dalam ruangan kedua di Indonesia setelah Makassar.

  1. Ekonomi

Harga tiket masuk Trans Studio Bandung:

  1. Senin s/d Jum’at  : Rp. 150.000,00
  2. Sabtu-Ahad/hari libur : Rp. 200.000,00
  3. Untuk VIP Access ditambahkan RP. 200.000,00, yaitu :

1)      VIP Access Senin s/d Jum’at  : Rp. 350.000,00

2)      VIP Access Sabtu-Ahad/hari libur : Rp. 400.000,00

Berlaku untuk seluruh wahana dan atraksi sepuasnya.Tiket masuk Trans Studio menggunakan kartu Mega Cash, Harga kartu tersebut Rp. 100.000,00. Kartu Mega Cash dapat digunakan untuk melakukan transaksi di semua outlet di dalam Trans Studio

  1. Sejarah

Grand Opening Trans Studio Bandung diadakan pada tanggal 17 Juni 2011 disiarkan secara langsung oleh Trans TV, Trans7 dan TV3 dan dibuka untuk umum secara resmi mulai tanggal 18 Juni 2011.

  1. Ilmu Pengetahuan dan Teknologi

Trans Studio Bandung adalah tempat liburan yang memiliki banyak manfaat, salah satunya adalah di dunia pendidikan. Dalam bidang pendidikan Trans Studio Bandung menyediakan berbagai macam wahana, diantaranya adalah:

  1. Si Bolang

Wahana ini adalah salah satu wahana yang digemari pengunjung terutama keluarga yang membawa anak. Karena pada wahana ini pengunjung dibawa berkeliling nusantara. Pengunjung dapat melihat kebudayaan yang ada di setiap provinsi di seluruh Indonesia.

  1. Trans Broadcast Museum

Museum ini memamerkan berbagai hal yang berhubungan dengan dunia pertelevisian. Pengunjung dapat mencoba menjadi pembawa acara suatu program berita. Selain itu pengunjung bisa mengetahui bagaimana cara pembuatan program ditelevisi.

  1. Trans Science Center

Tempat ini adalah pusatnya pengetahuan. Di tempat ini pengunjung dapat mencoba berbagai alat yang berhubungan dengan pengetahuan. Di Trans Science Center ini juga ada alat yang menarik banyak pengunjung yaitu alat yang dapat memperkirakan wajah pengunjung ketika masih kecil hingga masa tua.

 

  1. Pusat Perbelanjaan Cibaduyut
    1. Keadaan Geografi

Pusat perbelanjaan Cibaduyut terletak di Jl. Trs. Cibaduyut Raya, Bandung Jawa Barat. Cibaduyut Bandung berada di daerah selatan Bandung kira kira dari pusat kota sekitar 30 menit. Kawasan ini awalnya terkenal dengan sentral sepatu kulit.Untuk menuju ke Cibaduyut tidak sulit. Di tandai dengan patung sepatu yang besar di depan perempatan sebelum memasuki jalan Cibaduyut Bandung. Dengan adanya patung yang sepatu memudahkan untuk para pengunjung untuk bisa sampai ke Cibaduyut Bandung, karena patung sepatu merupakan lambang atau ciri khas dari jalan cibaduyut dan patung sepatu satu-satunya yang ada di kota Bandung. Pantung sepatu cibaduyut merupakan akses pintu masuk menuju dari jalan Cibaduyut Bandung.

Sepanjang Jalan Cibaduyut Bandung banyak berdiri toko toko yang menjual dan menerima pesanan sepatu.Semua ukuran sepatu dapat dibuatkan di sini.Daerah ini terkenal karena harga yang mereka tawarkan cukup murah, dan kwalitas yang cukup bagus.

Kita bisa melihat toko-toko yang berjejer memajang dagangan yang didominasi oleh tas dan sepatu. Kalau kita masuk ke dalamnya, kita dapat menemukan lebih banyak lagi. Ada pakaian termasuk jaket kulit, tas kulit, tas gendong, dompet, ikat pinggang, boneka, sandal, bahan kulit untuk mebuat sepatu atau sendal dan lain-lain.

  1. Sejarah

Cibaduyut adalah satu satu ikon Kota Bandung dalam urusan kerajinan sepatu dan kerajinan kulit lainnya.Cibaduyut adalah salah satu kelurahan di Kecamatan Bojongloa Kidul, Kota Bandung, Jawa Barat, Indonesia.Pusat perbelanjaan sepatu Cibaduyut adalah pasar penjualan sepatu terpanjang di dunia, dimana di lokasi tersebut merupakan sentra penjualan sepatu hasil kreasi para pengrajin yang ilmu pembuatannya didapat secara turun menurun. Pada tahun 1989 pemerintah RI meresmikan Cibaduyut ini sebagai daerah tujuan wisata

BAB III

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Kegiatan studi wisata / studi lapangan ini dilakukan untuk menambah pengetahuan siswa dan juga untuk membantu siswa untuk mempraktikkan apa yang telah mereka pelajari di sekolah. Kegiatan ini sangat bermanfaat, karena selain menambah wawasan siswa kegiataan ini lebih mudah bagi siswa untuk menerima wawasan ataupun pelajaran. Hal ini dikarenakan siswa tak hanya mendengar dan memcatat saja, tetapi mereka melihat dan mempraktikkannya secara langsung. Seperti kegiatanStudi Lapangan Komprehensif yang dilakukan SMP N 1 Godean. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Bandung dengan mengunjungi beberapa museum dan objek wisata, yaitu:

  1. Museum Geologi

Museum ini adalah museum yang memamerkan hasil penyelidikan geologi yang dilakukan di Indonesia. Hasil tersebut diantaranya: fosil manusia purba beserta artefaknya, binatang purba, batu-batu purba, serta miniatur-miniatur jaman dahulu, dan masih banyak lagi.

  1. Galery IPtekSabuga ITB

Galeri ini memamerkan alat-alat yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan. Jadi siswa dapat mempraktikkan apa yang dipelajarinya di sekolah dengan adanyaalat-alat tersebut.

  1. Pemandian Air Panas Ciater

Tempatwisata yang terletak di kaki Gunung Tangkuban Perahu ini memiliki suhu air yang panas, sehingga para mengunjung dapat menyegarkan badan. Selain itu di sini juga terdapat berbagai fasilitas lain yang cocok untuk berlibur bersama keluarga.

  1. Trans Studio Bandung

Tempat wisata in adalah tempat wisata yang ideal untuk rekreasi bersama keluarga, teman, dll. Karena Trans Studio Bandung ini menawarkan wahana-wahana yang cocok untuk memacu adrenalin seperti dunia raksasa dan yamaha (rall coater tercepat didunia). Ada juga wahana yang cocok untuk anak-anak sepertiSi Bolang, Dunia Boneka dan Teater. Selain wahana yang ada, alasan  Trans Studio menjadi tempat wisata yang banyak dikunjungaiadalah tempat wisata ini berada di dalam gedung jadi pengunjung tidak khawatir kehujanan maupun kepanasan. Selain itu arsitektur yang terdapat di Trans Studio Bandung ini seperti arsitektur di daerah-daerah eropa.

  1. Cibaduyut

Pusat perbelanjaan Cibaduyut menjadi pusat perbelanjaan yang wajib dikunjungi jika berkunjung ke kota kembang ini, kerena tempat ini adalah pusat pemasaran industri di kota Bandung. Seperti sepatu, tas, baju, boneka, gantungan kunci, jaket dan oleh oleh khas Bandung lainnya.

  1. Saran

Saran-saran yang dapat diberikan antara lain :

  1. Bagi pengelola wisata                               :

Fasilitas yang ada sudah cukup bagus tetapi sayangnya pada objek wisata pendidikan siswa masih merasa kebingungan dengan apa yang dipamerkan, jadi sebaiknya ada pemandu yang dapat menjelaskan. Untuk objek wisata yang bersifat menghibur fasilitas yang ada cukup bagus tetapi masih ada pengunjung yang kesusahan mencari wahana yang ingin kekunjungi, sebaiknya pengelola menyediakan peta tempat wisata tersebut.

  1. Bagi ibu/bapak guru atau pihak sekolah   :

Adanya guru pendamping merupakan suatu hal yang lebih. Akan tetapi jika guru pendamping meningkatkan pengawasan terhadap siswa-siswi dan memberikan pengarahan yang jelas kepada siswa-siswi.

  1. Bagi siswa-siswi                                        :

Kegiatan yang dilakukan sebagian siswa sudah cukup baik, tetapi ada beberapa siswa yang kurang memanfaatkan kegiatan yang bagus ini. Sebaiknya siswa lebih memanfaatkan objek-objek wisata dengan baik, misalnya untuk pembelajaran sehingga menambah wawasan para siswa.Selain itu para siswa juga harusmenjaga ketenangan, kebersiahan dan juga mematuhi peraturan yang ada.

 

 

 

 

LAMPIRAN

  1. Jadwal Kegiatan

No

Hari / Tanggal

Waktu

Kegiatan

1.

Senin, 12 Maret 2012

18.00-18.30

Persiapan dan pemberangkatan dari SMP N 1 Godean

19.00-04.30

Berangkat menuju Kota Bandung, snack malam dan istirahat di perjalanan menyesuaikan

2.

Selasa, 13 Maret 2012

04.30-07.00

Check in di penginapan, sholat subuh, istirahat, mandi, dan makan pagi

07.30-08.30

Perjalanan menuju obyek study wisata

08.30-10.00

Mengunjungi Museum Goelogi

10.00-12.00

Mengunjungi Galery IPTEK SABUGA ITB

12.00-13.30

Istirahat, sholat dan makan siang di rumah makan Grafika Cikole Lembang

13.30-15.30

Wisata ke pemandian air hangat sariater Ciater

17.30-19.30

Perjalanan menuju penginapan

19.30-04.30

Makan malam, istirahat dan tidur

3

Rabu, 14 Maret 2012

04.30-07.00

Sholat, mandi, makan pagi bersama di penginapan dan check out

08.30-10.00

Menuju komplek Bandung Super Mall

10.00-16.00

Berwisata di wahana permainan di Trans Studio Bandung, sholat dan makan siang

16.30-19.30

Wisata ke pusat belanja Cibaduyut

19.30-20.00

Istirahat, sholat dan makan malam di RM Simpangraya

21.00-07.00

Perjalanan pulang ke SMP N 1 Godean

4.

Kamis, 15 Maret 2012

04.00-05.00

Sholat subuh di daerah Purworejo

05.00-07.00

Diperkirakan sudah sampai d………..
  1. Pembagian Kelompok Karya Tulis
    1. Kelas VIII A
      1. Kelompok 1

 

1)      Achmad Fauzi

2)      Ajeng Hayusekar R

3)      Amalia Khusnun A

4)      Amalia Sasqie O

5)      Andinnawati

6)      Annisa Aulia

  1. Kelompok 2

1)      Bariawan Alifsya K

2)      Destiardi Widya E

3)      Dhimas Nur L

4)      Ihzanul Fachri

5)      Ismawan Noor Ikhsan

6)      Karunia Pasya K

  1. Kelompok 3

1)      Khairunnisa Salma D

2)      Manik Pramdani

3)      Marita Fachri W

4)      Melati Sukmaningtyas

5)      Mokh Aief A

6)      Nadilla Tastafzani

  1. Kelompok 4

1)      Nifadhilah S

2)      Nisrina Nur Khasna

3)      Noor Ulfati F

4)      Prasasti Yudanti P

5)      Rifda Fairus Salma

6)      Rigenaji Pambudi

7)      Vika Rismawati

  1. Kelompok 5

1)      Rima Dwi Cahyani

2)      Riska Putri R

3)      Rossi Adhan Buwana

4)      Safri Nur Jannah

5)      Siti Aisyah Yulistika

6)      Sri Suratmi

7)      Tyas Kurnia Arum

 

 

  1. Kelas VIII B
    1. Kelompok 1

 

1)      Ajeng Renita Sari

2)      Annisa Widhiastuti

3)      Arnia Assari

4)      Delta Setiyarini

5)      Dyah Utami Nugraheni

6)      Fitzal Huda

  1. Kelompok 2

1)      Hafizh Ihsaanuddin

2)      Indah Wahyuningtyas H

3)      Indita Nugraheni

4)      Isna Dyah Utami

5)      Linda Amalia Sari

6)      Lutfi Rufaida

  1. Kelompok 3

1)      Maelani Puspitasari

2)      Muhammad Novan H

3)      Nabela Lusi Widiaryanti

4)      Nurfirda Herliana

5)      Rachmad Adi Susilo

6)      Radinda Aulia Wardani

 

  1. Kelompok 4

1)      Rahajeng Ittasaqa R

2)      Rany Vidya Rosya

3)      Rasyid Sofyan Hidayat

4)      Resti Alfiana Nurraini

5)      Rifka wahyuningtyas

6)      Rizka Nur Aftita P

7)      Yoga Perdana Putra

  1. Kelompok 5

1)      Rumaisha Amana K

2)      Salma Zulfa Nadhiroh

3)      Salwa Paramitha

4)      Singgih Bayu Aji

5)      Tantri Riscahyani S

6)      Widya Untari

7)      Yuliana Nurlaili

 

 

  1. Kelas VIII C
    1. Kelompok 1

 

1)      Abisam Dwi Putra

2)      Agista Surya Bawana

3)      Agung Nur Hidayat

4)      Annisa Qhusnul Khasana

5)      Bagaskara Damar Putra

6)      Bella Mega Pahlevi

  1. Kelompok 2

1)      Bima Lantip Baharudin

2)      Deni Prabowo

3)      Dhea Adzana Putri

4)      Diana Citrasari

5)      Dinanda Okta Ihromi T

6)      Dwi Nur Cahyo

  1. Kelompok 3

1)      Eny Khoirunnisa

2)      Febriana Wahyu Utami

3)      Hanifah Luthfianasari

4)      Indri Widiastuti

5)      Isnani Qodriyani

6)      Istyarti Astuti

  1. Kelompok 4

1)      Kalia Bening Alirya

2)      Kholid Mu’affa

3)      Nur Fatimah

4)      Nurbanika Karanggani

5)      Prananta Adi Yudhanto

6)      Riska Septiandari

7)      Windi Mahendra Putri

  1. Kelompok 5

1)      Rizky Amira

2)      Safira Ameilia Hairana

3)      Salma Rizki Ramadanti

4)      Santi Irianti

5)      Vina Zahida

6)      Wenny Sulistya Ningrum

7)      Yoga Pratama

 

  1. Kelas VIII D
    1. Kelompok 1

 

1)      Agil Junawali Diantoro

2)      Agricia Sekar Arum

3)      Alfiana Zulfida

4)      Alfiansa Darojad

5)      Amanda Galuh D C

6)      Angga Prastyo Nugroho

 

  1. Kelompok 2

1)      Anisa Rahmawati

2)      Atri Rahma Citra

3)      Dhimas Yudha Haryoko

4)      Diyant Anggit Kartika

5)      Duwi Sri Lestari

6)      Firdausa Kumala Sari

  1. Kelompok 3

1)      Hanifah Suci Rachmawati

2)      Kintan Febianti

3)      Latifah Asri Munawaroh

4)      Lela Reni Nur Aini

5)      Lilis Nur Aini

6)      Maria Dian Turhandayani

7)      Fahrisa

 

  1. Kelompok 4

1)      Milka Prisda Setiawan

2)      Nadiaz Isminarni P

3)      Nindya Larasaty P

4)      Nisa Uswatun Khasanah

5)      Nur Muchlisin

6)      Ratna Vihandini

7)      Ulfa Nur Oktaviana

  1. Kelompok 5

1)      Rizaldi Ageng W

2)      Rizqi Kartika Safitri

3)      Roosy Budyastiti

4)      Samuel Herdiyanto

5)      Septian Yosep

6)      Sukma Krisnamurti

7)      Zidna Naila Inas

 

 

  1. Pembagian Kamar
    1. Pembagian Kamar Putri
      1. Kelompok 1

 

1)      Ajeng Hayusekar R

2)      Amalia Khusnun A

3)      Amalia Sasqie O

4)      Andinnawati

5)      Annisa Aulia

  1. Kelompok 2

1)      Destiardi Widya E

2)      Karunia Pasya K

3)      Khairunnisa Salma D

4)      Manik Pramdani

5)      Marita Fachri W

  1. Kelompok 3

1)      Melati Sukmaningtyas

2)      Nadilla Tastafzani

3)      Nifadhilah S

4)      Nisrina Nur Khasna

5)      Noor Ulfati F

  1. Kelompok 4

1)      Prasasti Yudanti P

2)      Rifda Fairus Salma

3)      Vika Rismawati

4)      Rima Dwi Cahyani

5)      Riska Putri R

  1. Kelompok 5

1)      Safri Nur Jannah

2)      Siti Aisyah Yulistika

3)      Sri Suratmi

4)      Tyas Kurnia Arum

5)      Ajeng Renita Sari

  1. Kelompok 6

1)      Annisa Widhiastuti

2)      Arnia Assari

3)      Delta Setiyarini

4)      Dyah Utami Nugraheni

5)      Indah Wahyuningtyas H

  1. Kelompok 7

1)      Indita Nugraheni

2)      Isna Dyah Utami

3)      Linda Amalia Sari

4)      Lutfi Rufaida

5)      Maelani Puspitasari

  1. Kelompok 8

1)      Nabela Lusi Widiaryanti

2)      Nurfirda Herliana

3)      Radinda Aulia Wardani

4)      Rahajeng Ittasaqa R

5)      Rany Vidya Rosya

  1. Kelompok 9

1)      Resti Alfiana Nurraini

2)      Rifka wahyuningtyas

3)      Rizka Nur Aftita P

4)      Rumaisha Amana K

5)      Salma Zulfa Nadhiroh

  1. Kelompok 10

1)      Salwa Paramitha

2)      Tantri Riscahyani S

3)      Widya Untari

4)      Yuliana Nurlaili

5)      Annisa Qhusnul Khasana

  1. Kelompok 11

1)      Bella Mega Pahlevi

2)      Dhea Adzana Putri

3)      Diana Citrasari

4)      Dinanda Okta Ihromi T

5)      Eny Khoirunnisa

  1. Kelompok 12

1)      Febriana Wahyu Utami

2)      Hanifah Luthfianasari

3)      Indri Widiastuti

4)      Isnani Qodriyani

5)      Istyarti Astuti

  1. Kelompok 13

1)      Kalia Bening Alirya

2)      Nur Fatimah

3)      Nurbanika Karanggani

4)      Riska Septiandari

5)      Windi Mahendra Putri

  1. Kelompok 14

1)      Rizky Amira

2)      Safira Ameilia Hairana

3)      Salma Rizki Ramadanti

4)      Santi Irianti

5)      Vina Zahida

  1. Kelompok 15

1)      Wenny Sulistya Ningrum

2)      Agricia Sekar Arum

3)      Alfiana Zulfida

4)      Amanda Galuh D C

  1. Kelompok 16

1)      Anisa Rahmawati

2)      Atri Rahma Citra

3)      Diyant Anggit Kartika

4)      Duwi Sri Lestari

  1. Kelompok 17

1)      Firdausa Kumala Sari

2)      Hanifah Suci Rachmawati

3)      Kintan Febianti

4)      Latifah Asri Munawaroh

  1. Kelompok 18

1)      Lela Reni Nur Aini

2)      Lilis Nur Aini

3)      Maria Dian Turhandayani

4)      Fahrisa

  1. Kelompok 19

1)      Milka Prisda Setiawan

2)      Nadiaz Isminarni P

3)      Nindya Larasaty P

4)      Nisa Uswatun Khasanah

  1. Kelompok 20

1)      Ratna Vihandini

2)      Ulfa Nur Oktaviana

3)      Rizqi Kartika Safitri

4)      Roosy Budyastiti

 

  1. Pembagian Kamar Putra
    1. Kelompok 1

 

1)      Achmad Fauzi

2)      Bariawan Alifsya K

3)      Dhimas Nur L

4)      Ihzanul Fachri

5)      Ismawan Noor Ikhsan

  1. Kelompok 2

1)      Mokh Aief A

2)      Rigenaji Pambudi

3)      Rossi Adhan Buwana

4)      Fitzal Huda

5)      Hafizh Ihsaanuddin

  1. Kelompok 3

1)      Muhammad Novan H

2)      Rachmad Adi Susilo

3)      Rasyid Sofyan Hidayat

4)      Singgih Bayu Aji

5)      Yoga Perdana Putra

  1. Kelompok 4

1)      Abisam Dwi Putra

2)      Agista Surya Bawana

3)      Agung Nur Hidayat

4)      Bagaskara Damar Putra

5)      Bima Lantip Baharudin

  1. Kelompok 5

1)      Deni Prabowo

2)      Dwi Nur Cahyo

3)      Kholid Mu’affa

4)      Prananta Adi Yudhanto

5)      Yoga Pratama

  1. Kelompok 6

1)      Alfiansa Darojad

2)      Angga Prastyo Nugroho

3)      Dhimas Yudha Haryoko

4)      Nur Muchlisin

  1. Kelompok 7

1)      Rizaldi Ageng W

2)      Samuel Herdiyanto

3)      Septian Yosep

4)      Agil Junawali Diantoro

 

 

 

 

  1. Denah Tempat Duduk
    1. Denah Tempat Duduk Bus A (Kelas VIII A)

 

Pintu

Engine

Driver

Co Driver

TL

4

16

P

P

25

31

13

30

12

2

28

15

20

22

29

21

6

18

23

19

26

3

14

8

5

32

9

1

Pintu Belakang

P

7

27

24

17

11

10

  1. Denah Tempat Duduk Bus B (Kelas VIII B)
Pintu

 Engine

Driver

Co Driver TL
 4 18

 P

P

 8  5  1

3

 9 10  19

26

 2  16  15

13

 11 20  22

23

 27  12  25

24

 29 30  P

32

Pintu Belakang

 7

6

 31 28 21 17

14

  1. Denah Tempat Duduk Bus C (Kelas VIII C)
Pintu

 Engine

Driver

 Co Driver TL
 22  28

 P  P
 2  P  26  17
 14  15  16  9
 4  21  19  18
 24  25  10  27
 31  30  29  6
 11 13  1  3

Pintu Belakang

 7  5
 32  23  20  12 8
  1. Denah Tempat Duduk Bus D (Kelas VIII D)
Pintu

 Engine

Driver

Co Driver TL
 2  3

 P  5
 11  10  24  7
 12  13  14  15
 19  18  17  16
 20  21  22  8
 31  30  27  16
 32  33  P  1

Pintu Belakang

 6  4
 29 28 25  23  9

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s