Drama Musikal Laskar Pelangi dan Lirik


Laskar Pelangi adalah novel pertama karya Andrea Hirata yang diterbitkan oleh BENTANG Pustaka pada tahun 2005. Novel ini mengisahkan kehidupan 10 anak dari keluarga miskin di Pulau Belitung yang berupaya menuntut ilmu di sebuah sekolah yang penuh keterbatasan. Buku ini tercatat sebagai buku sastra yang sangat populer, dibaca lebih dari 5 juta orang dan kini telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Inggris dengan judul The Rainbow Troops. Laskar Pelangimerupakan buku pertama dari tetralogi Laskar Pelangi.

Buku berikutnya adalah Sang Pemimpi, Edensor, dan Maryamah Karpov. Pada tahun 2008 MILES Films mengangkat cerita Laskar Pelangi ke layar perak. FilmLaskar Pelangi berhasil menjadi salah satu film terlaris sepanjang sejarah perfilman Indonesia, mencatat rekor hampir 4,6 juta penonton bioskop, menjadikannya film terbanyak ditonton diantara film-film indonesia populer dalam 10 tahun terakhir.

Film Laskar Pelangi pun telah diputar di lebih dari 20 festival film internasional di 5 benua dan meraih sejumlah penghargaan seperti Signis Award dari Hong Kong International Film Festival 2009, Special Jury Prize – Silver Dolphin Award dari Festroia International Film Festival 2009 di Portugal, Best Picture Award dari Asia Pacific Film Festival 2009 di Taiwan dan CINEPANZ AWARD – Best Film by Audience di Cinepanz 20th Children Film Festival di Cologne, Jerman. Tahun 2010, MILES Productions & EtCetera Entertainment berkolaborasi mengadaptasi buku dan film laris ini kedalam pertunjukan musikal yang akan digelar pada 17 Desember 2010 sampai 9 Januari 2011.

 Kini dengan sentuhan baru, kisah kegigihan Bu Muslimah dan kesepuluh anak Laskar Pelangi diangkat ke panggung MUSIKAL  yang akan kembali menyentuh dan mempesona penontonnya. Kemegahan musikal semakin kental terasa diiringi ERWIN GUTAWA ORCHESTRA. MUSIKAL LASKAR PELANGI didukung orang-orang terbaik dibidangnya; kru, aktor, aktris, dan musisi berbakat Indonesia. Diantaranya Dira Sugandi, Lea Simanjuntak, Eka Deli juga para bintang cilik; Gabriel, Paton , Ashilla dan Bastian.

Sutradara – Riri Riza

Musik & Komposer – Erwin Gutawa

Naskah & Lirik Lagu – Mira Lesmana

Desain Artistik – Jay Subyakto

Koreografi – Hartati

Produser – Toto Arto & Mira Lesmana

Postingan diatas ini saya ambil dari http://www.musikallaskarpelangi.com/about maaf saya hanya Copas. Hehehe

Dan ini lirik Lagu Ost Drama Musikal Laskar Pelangi

NASIB TAKKAN BERUBAH

Oi oi oi oi oi oi
Kami orang asli Belitong
Oi oi oi oi oi oi
inilah tempat kami kampung gantong
kata orang pulau kami pulau kaya
banyak tanah dimana-mana a a
tapi siapa yang punya?
Bukan kami yang punya
kami hanya kuli-kuli belaka
Oi oi oi oi oi oi
memang sudah nasib menjadi kuli
Oi oi oi oi oi oi
selamanya jadi kuli nasib ku takkan berubah

hai hai hai hai hai hai
indah matahari pagi Belitong
hai hai hai hai hai hai
sapa selamat pagi kampung gantong
kata orang pulau kami pulau kaya
mengapa sulit sekolah ah ah
jangan janganlah resah
aku siap mengajar
di Sekolah Dasar Muhammadiyah
hai hai hai hai hai hai
ini hari pertama ku mengajar
ha hai hai hai hai hai
ayo sekolah ayo sekolah
nasibmu akan berubah

“berubah jadi apa, Mus?”

hai hai hai hai hai hai
hari ini bawa anakmu sekolah
hai hai hai hai hai hai
ayo sekolah ayo sekolah
nasibmu akan berubah

“anak kuli tak perlu sekolah”
“sudahlah Mus”

Oi oi oi oi oi oi
sekali kuli tetap jadi kuli (jadi kuli)
Oi oi oi oi oi oi
jangan bermimpi, nasibmu takkan berubah

“hei, hei mau kemana kau? mau ke sekolah miring itu? Percuma! Takkan
terkumpul sepuluh murid! Buat apa sekula! Akhirnya jadi kuli jua!”

Oi oi oi oi oi oi
sekali kuli tetap jadi kuli
Oi oi oi oi oi oi
jangan bermimpi, nasibmu takkan berubah
Oi oi oi oi oi oi
sekali kuli tetap jadi kuli (jadi kuli)
Oi oi oi oi oi oi
jangan bermimpi, nasibmu takkan berubah
jangan bermimpi, nasibmu takkan berubah
nasibmu takkan berubah!
Hoi!!

ANAK PELANGI

Kami anak-anak pecinta pelangi
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu
Kami ke sekolah diantar pelangi
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu
Kami anak-anak pecinta pelangi
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu
Kami ke sekolah diantar pelangi
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu
Kami memang anak miskin tapi penuh mimpi
walau tak bersepatu dan hanya berbuku satu
Kami selalu yakini cita-cita kan teraih
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu

“Kucai”
“Borek”
“Mahar”
“kiape boi !”

Kami anak-anak SD PN Timah
dam dididam dididam sekolah yang terbaik
ada banyak guru di dalam sekolah
dam dididam dididam sekolah yang terbaik
kami memang anak PN segala kami punya
sandal dan sepatu berganti setiap waktu
kami selalu yakini kami tak tertandingi
dam dididam dididam sekolah yang terbaik

“Hei! kami doakan sekolah kalian takkan rubuh ya!”
“Sombong sekali mereka! kalau berani lawan aku!
Borek alias Samson! lihatlah otot-ototku yang kekar ini!”
“sudahah rek!”
“Samson!”
“ya sudahlah Samson! jangan kau ladeni mereka!”
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu

Kami ke sekolah diantar pelangi
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu
Kami memang anak miskin tapi penuh mimpi
walau tak bersepatu dan hanya berbuku satu
Kami selalu yakini cita-cita kan teraih
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu
Pak ketipang ketipung mejikuhibiniu

JARI JARI CANTIK

Apakah ini gerangan ..
yang sedang ku rasakan
dunia seperti berputar badanku bergetar
seperti ada kupu-kupu menari dalam perutku

siapakah engkau gerangan
putri dari kahyangan
jemarimu begitu cantik
hatiku tergelitik
seperti ada kupu-kupu menari dalam dadaku

aku mendengar suara berdenting
A ling .. A ling .. Oh .. A ling ..
mengalun bergantian merdu
A ling .. A ling.. Oh … A ling ..
melagukan indah namamu

sudikah kau genggam tangan
putri dari kahyangan
jemarimu begitu indah
membuat hati gundah
seperti ingin menggubah seribu lagu untukmu

aku mendengar suara berdenting
A ling .. A ling .. Oh .. A ling ..
mengalun bergantian merdu
A ling .. A ling.. Oh … A ling ..
melagukan indah namamu
dalam tidur kan ku panggil namamu ..

SEKOLAH MIRING

Hari-hari terus berganti
hati ini semakin gelisah
melihat keadaan sekolah miring Muhammadiyah
tak pernah bisa ku pahami
sungguh tingi semangat Muslimah
mengajar dan merawat sekolah miring Muhammadiyah
dari mana keyakinan mereka
dari mana keteguhan mereka
tidakkah mereka sadar
sia-sia mimpi dan harapan
tak mungkin bisa bertahan sekolah miring Muhammadiyah
Harus ku beranikan diri
bicara sampaikan rasa resah dan gundah
sudah waktunya ku pergi
ku haris tinggalkan Muhammadiyah

“Assalamu’alaikum pak cik”
“Wa’alaikumsalam, Bakri”
“Ada yang penting, yang nak ku sampaikan pak”
“sampaikanlah Bakri, jangan ragu”
“aku harus pergi tinggalkan Muhammadiyah ini pak, ada tawaran mengajar
untukku di Pulau Bangka.”
“Bakri! Teganya kau Bakri! Anak-anak tak mampu membutuhkan kite!
Sekolah ini membutuhkan kite!”

Muslimah, berhentilah bermimpi
tak ada yang peduli dengan sekolah miring ini
murid-murid yang tinggal sepuluh ini
akhirnya akan tetap jadi kuli

Bakri .. tak pantas kau rendahkan kita
aku bicara, bicara kenyataan
pergilah Bakri kalau harapanmu tak ada
sepuluh murid luar biasa adalah karunia Allah
dan kami belum putus asa

telah ku beranikan diri
sampaikan semua rasa rendah dan gundah
kini waktuny ku harus pergi tinggalkan Muhammadiyah
tak mungkin, tak mungkin bertahan
sekolah miring Muhammadiyah

SAHABAT ALAM

Hujan, pelangi, matahari, lautan, gunung, tebing
rumput savana di bukit-bukit
bunga-bunga warna warni
semua ada disini
untuk kita jaga dan sayangi
semua menanti, semua yang ada
untuk kita pelajari
savana padang rumput hijau
dengan semak terpancar diantara rerumputan
karena keadaan tanahnya
dan kebakaran yang terjadi
muncul padang rumput indah
terhampar luasnya sedikit pepohonan
itulah savana

“kremuting! Apa yang bisa kita dapatkan dari buah seperti kremuting?”
“seratnya bu”
“vitamin C”
“bikin lancar kebelakang bu!”
“hahahaha .. pintar semua!”

Hujan, pelangi, matahari, lautan, gunung, tebing
rumput savana di bukit-bukit
bunga-bunga warna warni
semua ada disini
untuk kita jaga dan sayangi
semua menanti, semua yang ada
untuk kita pelajari
hujan terjadi karena
air laut menguap terkena sinar mentari
terbentuklah titik air pada awan
semakin lama semakin menyebar
dan akhirnya awan tak sanggup lagi
menopang titik-titik air itu
turunlah hujan

“hei, Mahar! sedang apa kau nak?”
“aku sedang berbicara dengan alam. Dengar! dengar! Alam sedang marah
Ibunda, karena tanahnya terus digali. Ia menangis.”
“hei Mahar! Kau ini selalu saja merasa seperti seniman! Tapi sesungguhnya,
kau mirip dukun!”
“hahahahahahaha”
“hmm .. aku suka sekali bau hujan. Mengapa bau hujan bisa wangi ya?”
“sumber bau harum dari minyak aksiri diproduksi tumbuhan kemudian diserap
oleh bebatuan dan tanah lalu dilepas ke udara pada saat hujan turun”
“Ooooooooo ….”

Hujan, pelangi, matahari, lautan, gunung, tebing
rumput savana di bukit-bukit
bunga-bunga warna warni
semua ada disini
untuk kita jaga dan sayangi
semua menanti, semua yang ada
untuk kita pelajari
pelangi adalah cahaya
yang muncul dilangit
saat mentari bersinar
ke atas titik air hujan yang jatuh
hingga muncul 7 sinar
merah jingga kuning hijau biru nila ungu
mejikuhibiniu
itulah pelangi

“Laskar Pelangi! Ayo kita pulang!”
“ha ..?? laskar pelangi?”
“laskar pelangi”

“permainan macam apa itu?”
“itukah yang dinamakan kursi roda?”
“bodoh kali kau! Itu bukan kursi roda!”
“lalu, apa namanya rek?”
” manalah ku tahu! Baru kali ini aku melihat sepatu ada rodanya!”
“Ooooooooo …”
” He! He! He! He! Ngapa kalian sine? Ayo pergi! pergi!”

Kita mereka
apa bedanya?
sama-sama manusia
mungkin mereka memang miliki
beberapa kelebihan
jangan berkecil hati
kita juga punya kelebihan
halaman bermain
lapangan yang luas
untuk kita berlari

Hujan, pelangi, matahari, lautan, gunung, tebing
rumput savana di bukit-bukit
bunga-bunga warna warni
semua ada disini
untuk kita jaga dan sayangi
semua menanti, semua berharap
jadi sahabat kita
jadi sahabat kita

MAHAR DAN ALAM

mengapa kalian ragu
mengapa kalian harus malu
kalian punya Mahar
seniman Belitong yang hebat
kita perlu ikut karnaval

kita tak perlu kaya
kita tak butuh banyak dana
serahkan pada Mahar dan alam
akan tercipta karya besar
kita harus ikut karnaval

sudah waktunya kita pamerkan pada semua
sudah saatnya semua ingat sekolah kita ada
jangan pikirkan perkara kalah dan menang
tapi jangan salahkan Mahar
karena bisa jadi kita menang

mengapa kalian ragu (kami tak ingin ragu)
mengapa kalian harus malu (kami tak yakin menang)
percaya pada Mahar
seniman penuh imajinasi
alam jadi sumber inspirasi
(mampukah kita beraksi)

sudah waktunya kita pamerkan pada semua
sudah saatnya semua ingat sekolah kita ada
jangan pikirkan perkara kalah dan menang
tapi jangan salahkan Mahar
karena bisa jadi kita menang

kita tak perlu kaya (kita tak perlu kaya)
kita tak butuh banyak dana (tak butuh dana)
serahkan pada Mahar dan alam
akan tercipta karya besar
kita siap ikut karnaval

HILANGNYA HARAPAN

ku tak percaya, aku merasa tak percaya
dia telah pergi tinggalkan ku sendiri
ku tak berdaya, aku merasa tak berdaya
mengapa cobaan datang tiada henti
Ooo Tuhanku .. Mengapa kau lakukan ini
aku tak sekuat setegar yang engkau kira
aku tak bisa sendiri
kini bagaimana?
aku kini harus melangkah
tanpa orang yang menjadi sinar jalanku
Ooo Tuhanku .. Cobaanmu kali ini
terlalu berat bebanku
tak mungkin bisa kutanggung sendiri
Ooo Tuhanku .. Mengapa kau lakukan ini
aku tak sekuat setegar yang engkau kira
ku tak bisa sendiri
ku takkan mampu sendiri
ku takkan mampu sendiri

MENANTI AYAH, MENANTI LINTANG

Ayah dimana kau ..
Lama ku menunggu
betapa ku rindukan kehadiranmu
kau selalu ada untukku
kau selalu yakini diriku
tak ada satu pun yang perlu ku takuti
tapi dimana .. kau kini berada ..
berhari-hari ku menanti
betapa ku berharap kau baik-baik saja
ayah kau dimana?

Lintang dimana kau ..
lama ku menunggu
betapa ku rindukan kehadiranmu
kau selalu memberi semangat
kau selalu bijak dan hangat
kau yang telah membuat kami semua bangga
tapi dimana .. kau kini berada ..
berhari-hari ku menanti
betapa ku berharap kau baik-baik saja
Lintang kau dimana?

Ayah dimana kau? ( Lintang dimana kau?)
lama ku menunggu (aku menunggu)
betapa ku berharap kau baik-baik saja
betapa ku berharap kau akan kembali..
tertawa dan berbagi bersama lagi

SALAM PERPISAHAN

Ibunda..
yang ku sayangi yang ku hormati
aku mohon diri
Sahabat Laskar Pelangi
yang aku kasihi
janganlah berhenti bermimpi
doaku menyertai, simpan aku dalam hati
bila Tuhan kehendaki, kita akan berjumpa lagi..

NASIB TELAH BERUBAH

Oi oi oi oi oi oi
kami ini orang asli Belitong
Oi oi oi oi oi oi
inilah tempat kami kampung gantong
kata orang pulau kami pulau kaya
banyak timah dimana-mana a atapi siapa yang punya?
sekarang kita yang punya
kami bukan sekedar kuli biasa
Oi oi oi oi oi oi
kami walau kuli bisa bermimpi
Oi oi oi oi oi oi
kami bangga nasib kita sudah berubah

“oi, lah kau dengar kabar bujang Belitong yang dapat beasiswa ke Paris?”
“ah, si Ikal anak pak Syeman, bekas murid sekolah miring itu. Luar biase!”
“oi! Sine, sine! Ku dengar murid-murid sekolah miring itu lah jadi orang semua!
Ada yang punya warung kopi, ada yang jadi guru, seniman, pengusaha, nah kite
lah tua! Dari dulusering mencela mereka! Sekarang kita? Tetaplah jadi kuli!
ha .. ha .. ha ..”

Oi oi oi oi oi oi
kami bangga kuli bisa bermimpi
Oi oi oi oi oi oi
kami kuli-kuli bangga, nasib kita tlah berubah

“Ah, lantas, ape kabar anak jenius yang putus sekolah itu? Emm .. Lintang!
Nah jadi kuli kah die?”
“lah ku bilang, yang tidak beruntung tu ya cuma kite. Karena dari dulu kite tidak
pernah mau sekolah. Aahh .. itu si Lintang! Sekarang dia punya perkebunan sendiri.
Dan ku dengar, anaknya pun sering juara kelas. Pandailah seperti bapaknya”

Oi oi oi oi oi oi
kami ini orang asli Belitong
Oi oi oi oi oi oi
inilah tempat kami kampung gantong
kata orang pulau kami pulau kaya
banyak timah dimana-mana a atapi siapa yang punya?
sekarang kita yang punya
kami telah meraih mimpi bersama
Oi oi oi oi oi oi

lihat kini nasib kita telah berubah
Oi oi oi oi oi oi
kami orang-orang bangga, nasib kita tlah berubah
kami orang-orang bangga, nasib kita tlah berubah
kami orang-orang bangga, nasib kita tlah berubah
kami orang-orang bangga, nasib kita tlah berubah

Postingan Lirik Lagu Ost Musikal Laskar Pelangi ini juga copas tapi saya sesuaikan dengan lagunya. saya mau kasih link tempat saya copas nggak bisa dibuka, maaf

One thought on “Drama Musikal Laskar Pelangi dan Lirik

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s